TUGAS POKOK DAN FUNGSI CAMAT

 

  1. Tugas Pokok Camat

Pelaksanaan tugas pokok dan fungsi camat berpedoman kepada :

Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan

Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2009 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja Kecamatan dan Kelurahan

Peraaturan Bupati Nomor 39 Tahun 2009 tentang rincian tugas dan fungsi Kecamatan dan kelurahan.

Tugas pokok camat di Kecamatan meliputi :

  1. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat.
  2. Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum
  3. Mengkoordinasikan penerapan dan penegakan peraturan perundang – undangan
  4. Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum
  5. Mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat Kecamatan
  6. Membina penyelenggaraan pemerintahan Desa dan Kelurahan
  7. Melaksanakan Pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan atau yang belum dapat dilaksanakan Pemerintahan Desa / Kelurahan

 

  1. Fungsi Camat

Selain mempunyai tugas pokok seorang Camat juga mempunyai fungsi sebagai seorang Camat yang memimpin suatu kecamatan, yaitu sebagai berikut :

  1. Penyusunan program dan kegiatan Kecamatan
  2. Mengkoordinasikan Penyelenggaraan Pemerintahan di wilayah Kecamatan
  3. Menyelenggarakan kegiatan pembinaan ideologi Negara dan Kesatuan Bangsa
  4. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat
  5. Melaksanakan pembinaan penyelenggaraan terhadap kegiatan di bidang ketentraman dan ketertiban umum
  6. Melaksanakan pembinaan, penyelenggaraan bidang ekonomi dan pembangunan
  7. Pelaksanaan penata usahaan Kecamatan
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Bupati sesuai dengan Tugas dan Fungsinya.

 

Disamping melaksanakan tugas – tugas pokok yang telah ditentukan terdapat juga berbagai tugas lainnya yang berkaitan dengan Program – program yang harus juga diberhasilkan, antara lain :

  • 4 ( empat ) program prioritas Kabupaten Langkat sesuai dengan Perbup Nomor 30 Tahun 2005 yakni :
  1. Pembinaan dan Peningkatan disiplin
  2. Peningkatan mutu pendidikan
  3. Pembinaan pengembangan pemberdayaan pemuda
  4. Pelestarian hutan dan lahan serta penghijauan

 

  • 5 ( lima ) Tertib Pemerintahan Kabupaten Langkat
  1. Tertib Hukum
  2. Tertib Personil
  3. Tertib Administrasi
  4. Tertib Anggaran dan Keuangan
  5. Tertib Peralatan dan Inventaris

 

  • 10 ( sepuluh ) wajib Camat sesuai dengan instruksi Gubsu Nomor 138 / 3067 Tahun 1984.
  1. Kepemimpinan
  2. Penguasaan data dan potensi wilayah
  3. Penguasaan Tugas dan Peraturan yang berlaku
  4. Penataan Arsip dan Inventarisasi
  5. Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah
  6. Melaksanakan Program 5 K
  7. Pembinaan Kewiraswastaan dan keikutsertaan masyarakat
  8. Menggerakkan PKK
  9. Pembinaan Pemerintahan Desa / Kelurahan
  10. Rapat Koordinasi, Kunjungan Kerja, dan Pertemuan

Dalam melaksanakan tupoksi Camat dikaitkan dengan pelaksanaan 4 ( empat ) program Prioritas dan 5 ( lima ) tertib pemerintahan Kabupaten Langkat kami melakukan hal – hal sebagai berikut :

  1. Melaksanakan Apel gabungan pada setiap hari Senin dan menyelenggarakan kegiatan upacara Hari Besar Nasional serta Upacara Hari Kesadaran Nasional pada Tanggal 17 setiap Bulannya, yang dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Pemerintahan yang dihadiri oleh Dinas Jawatan dan para Kepala Desa/Lurah.
  2. Melaksanakan aktifitas Kantor sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan
  3. Mengikuti kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan kepemudaan, Remaja masjid dan juga kalangan pelajar.
  4. Menanamkan kesadaran tentang pentingnya kebersihan, kenyamanan dan keindahan dengan melakukan gotong-royong bersama dan Jum’at bersih.
  5. Senantiasa melakukan pembinaan terhadap jajaran staf untuk selalu bersikap proaktif, tanggap serta tertib dalam melaksanakan tugas – tugas yang meliputi bidang pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan.
  6. Melakukan kegiatan dalam rangka pembinaan terhadap Kepala Desa / Kelurahan, Perangkat Desa, BPD dan LPMD.
  7. Memelihara keamanan peralatan dan inventaris kantor sekaligus menetapkan penanggung jawab masing – masing barang.
  8. Mengadakan program penghijauan dengan penanaman pohon di lingkungan Kantor Camat Bahorok
  9. Melaksanakan kegiatan Upacara Hari Besar Nasional yang dilaksanakan di lapangan SMP Negeri 1 Bahorok dan diikuti oleh siswa SD,SMP,SMA dan sederajat, Dinas Jawatan dan Muspika se-Kecamatan Bahorok.
  10. PROGRAM KERJA CAMAT DENGAN PELAKSANAAN 10 ( SEPULUH ) WAJIB KECAMATAN

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai seorang Camat yang telah diuraikan diatas, Gubernur Provinsi Sumatera Utara menginstruksikan berdasarkan Nomor : 138/3067 Tanggal 5 November 1984 menjabarkan lebih lanjut dan terperinci tentang 10 (sepuluh) wajib Kecamatan sebagai berikut :

  1. Kepemimpinan

Kepemimpinan yang baik sangat mempengaruhi keberhasilan kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi untuk itu dibutuhkan seni dan pola dalam mendorong terciptanya penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan yang baik melalui upaya-upaya sebagai berikut :

  1. Mendorong aparatur Kantor Camat Bahorok agar mampu dan mengimplementasikan tupoksi masing-masing.
  2. Mengadakan rapat staf yang dihadiri oleh Sekcam,Kasi-Kasi, Dinas/Jawatan beserta staf yang berkantor di Kantor Camat Bahorok pada setiap kegiatan yang bersifat insidentil
  3. Memberikan teguran kepada staf yang melanggar disiplin
  4. Menjalin kerjasama yang baik dengan Muspika dan Dinas Jawatan Yang ada di Kecamatan Bahorok
  5. mengantisipasi didalam menjaga kondusifitas Kecamatan
  6. Mengantisipasi aksi terorisme dengan mewaspadai pendatang baru yang mencurigai dan meneliti administrasi kependudukan masyarakat yang memohon penerbitan KTP dan Kartu Keluarga (KK) baru
  7. Melakukan kerjasama dengan Muspika dalam memberantas penyakit masyarakat
  8. Melakukan pembinaan kepada Organisasi kemasyarakatan dan pemuda
  9. Memahami tipologi budaya, perilaku masyarakat yang didasari kondisi geografis, mata pencaharian, adat istiadat sebagai instrumen pengambilan keputusan
  10. Menghadiri kegiatan keagamaan, gotong-royong yang dilaksanakan oleh masyarakat dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya
  11. Menerima masukan dari Tokoh Agama, tokoh masyarakat,tokoh Etnis dan unsur terkait dalam penyelesaian persoalan ditengah masyarakat
  12. Mengikutsertakan elemen masyarakat dalam kegiatan pembangunan,kewiraswastaan dan sosial kemasyarakatan
  13. Melakukan kunjungan-kunjungan ke Desa Desa dan Kelurahan untuk menyerap aspirasi masyarakat.
  14. Mengadakan pembinaan PKK Kecamatan dan Desa / Kelurahan di Kecamatan Bahorok
  15. Penguasaan Data Dan Potensi Wilayah

Mengingat data merupakan sumber penting dalam membuat sesuatu keputusan yang berdasarkan kepada potensi wilayah yang ada maka yang dilakukan adalah :

  • Menghimpun, mengelola dan menyajikan data dengan baik sesuai dengan potensi daerah.
  • Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap laporan tingkat perkembangan pemerintahan Desa / Kelurahan dan Dinas / jawatan di Kecamatan Bahorok
  • Menginventarisasi data dan menyampaikannya ke Kabupaten tentang sumber daya alam yang cukup besar untuk memajukan wilayah Kecamatan Bahorok apabila dikelola dengan baik.
  1. Penataan Arsip dan Inventaris

Sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Langkat, Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pembentukan  Sturktur Organisasi dan tata kerja Pemerintah Kecamatan, pada Pasal II bahwa tugas pokok penataan arsip dan inventaris dilaksanakan oleh sekretaris kecamatan. Dan hal ini telah dilakukan :

  1. Penanganan arsip disusun menurut kode dan kartu kendali sesuai index, kode nomor agenda.
  2. Penanganan surat masuk tetap menggunakan blangko disposisi, dan surat diproses / ditindaklanjuti secepat mungkin.
  3. Guna menangani barang inventaris, telah ditunjuk seorang bendahara barang, yang melakukan pelaporan secara berkala dan melakukan pemeliharaarn barang inventaris.
  4. Daftar urut kepangkatan (DUK) pegawai tetap dibuat pada papan data
  5. Proses mutasi pegawai berjalan lancar baik menyangkut kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, dan sebagainya.
  6. Meningkatkan pendapatan Asli Daerah
  1. Pajak Bumi dan Bangunan

Bahwa dalam merealisasikan beban target PBB setiap Tahun d Kecamatan Bahorok kami melakukan upaya-upaya sebagai berikut :

  • Menyerahkan SPPT kepada Kepala Desa / Lurah guna diteruskan kepada Wajib Pajak
  • Memonitor setiap minggu penerimaan / setoran penagihan PBB dari Desa / Kelurahan serta evaluasi sebulan sekali khususnya pada rapat koordinasi pemerintahan Kecamatan yang dilaksanakan Tanggal 17 setiap Bulannya.
  • Melaksanakan kegiatan pembayaran perdana PBB untuk setiap Desa/Kelurahan yang ada di Kecamatan Bahorok
  • Menugaskan staf Kecamatan KUPT Pajak Kecamatan Bahorok untuk melakukan operasi ke Desa / Kelurahan terutama pada potensi PBB yang cukup besar

 

  1. Penerimaan Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Sesuai dengan Peraturan Bupati Langkat Nomor : 34 Tahun 2009 tentang pendelegasian sebahagian kewenangan pengelolaan Izin Mendirikan Bangunan kepada Camat pada Bab II Pasal 2 Bupati mendelegasikan kepada Camat untuk mengelola Izin Mendirikan Rumah tempat tinggal dengan luas bangunan tidak melebihi 100 M2.

Bahwa Retribusi Daerah adalah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang penting guna membiayai pelaksanaan pemerintahan daerah berdasarkan hal tersebut kami telah melakukan upaya sebagai berikut :

  • Memerintahkan kepada Kepala Desa / Lurah untuk melakukan penagihan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
  • Menghimbau masyarakat melalui pertemuan / majelis ormas untuk mengurus IMB.
  • Menugaskan pegawai kecamatan untuk melakukan operasi perizinan IMB ke Desa / Kelurahan se Kecamatan Bahorok.
Bagikan